3:29:00 PM

70 Ribu Kursi Promo Kereta Api Siap Diburu

Posted by Ari Pandu Witantra

hanya meneruskan dari Situs Resmi KAI,  

Memperingati HUT Kereta Api ke-70 yang jatuh pada 28 September 2015 mendatang, PT KAI sebagai perusahaan operator KA di Indonesia menghadirkan program promosi untuk pelanggan setianya. Program promo bertajuk “KAI Serba 70” ini hadir sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan 70 tahun KA di Indonesia dan apresiasi kepada masyarakat atas dukungannya sehingga KA menjadi salah satu moda transportasi massal terfavorit di Indonesia.
Genap 70 tahun Kereta Api hadir untuk masyarakat. Seiring dengan perjalanan waktu, PT KAI sebagai operator terus melakukan perubahan-perubahan positif yang berfokus kepada kepuasan pelanggan. PT KAI terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia khususnya pelanggan setia kereta api. Saat ini pelanggan sudah dapat menikmati perjalanan menggunakan kereta dengan nyaman dan aman, tidak ada lagi asongan, penumpang berdiri, atau pun asap rokok di sepanjang perjalanan. PT KAI sadar bahwa peran serta masyarakat dalam proses transformasi PT KAI sangat besar. Hal ini ditunjukkan dengan terus diberikannya kepercayaan kepada PT KAI sebagai salah satu penyedia layanan moda transportasi massal di Indonesia yang dapat diandalkan.
Program promo “KAI Serba 70” menawarkan lebih dari 70.000 tempat duduk promo yang tersebar di 42 nama KA dengan harga Rp70.000 berlaku untuk KA-KA komersial tertentu. Pada kereta api kelas eksekutif, program promo “KAI Serba 70” berlaku untuk KA Argo Bromo Anggrek, KA Argo Parahyangan, KA Gajayana, KA Turangga dan lain-lain. Sedangkan pada kereta api kelas bisnis dan ekonomi promo tersebut berlaku untuk kereta-kereta seperti KA Senja Utama Solo, KA Jayabaya, KA Menoreh dan masih banyak lagi. (Daftar KA terlampir)
Pelanggan dapat menikmati tarif promo ini untuk pemesanan dan keberangkatan tanggal 7-28 September 2015, selama tempat duduk promo masih tersedia. Program promo ini hanya berlaku untuk tiket reguler dan tidak berlaku bagi pembelian reduksi atau diskon lainnya. Tiket promo ini dapat dipesan di semua channel penjualan tiket resmi, baik internal maupun eksternal. (Corcomm KAI)
Daftar KA yang mendapatkan promo:
NO NAMA KA RELASI
1 Argo Bromo Anggrek Surabaya Pasar Turi-Gambir PP
2 Argo Wilis Surabaya Gubeng-Bandung PP
3 Argo Lawu Solo-Gambir PP
4 Argo Dwipangga Solo-Gambir PP
5 Argo Sindoro Semarang Tawang-Gambir PP
6 Argo Muria Semarang Tawang-Gambir PP
7 Argo Jati Cirebon-Gambir PP
8 Argo Parahyangan Bandung-Gambir PP
9 Gajayana Malang-Gambir PP
10 Bima Malang-Gambir PP
11 Sembrani Surabaya Pasar Turi-Gambir PP
12 Turangga Surabaya Gubeng-Bandung PP
13 Taksaka Yogyakarta-Gambir PP
14 Bangunkarta Surabaya Gubeng-Gambir PP
15 Cirebon Ekspres Cirebon-Gambir PP
16 Tegal Bahari Tegal-Gambir PP
17 Harina Surabaya Pasar Turi-Bandung PP
18 Gumarang Surabaya Pasar Turi-Jakarta Kota PP
19 Lodaya Solo-Bandung PP
20 Purwojaya Cepu-Gambir PP
21 Sancaka Surabaya Gubeng-Yogyakarta PP
22 Mutiara Timur Surabaya Gubeng-Banyuwangi PP
23 Ciremai Ekspres Cirebon-Bandung PP
24 Malabar Malang-Bandung PP
25 Malioboro Ekpres Yogyakarta-Malang PP
26 Mutiara Selatan Bandung-Surabaya Gubeng PP
27 Senja Utama Solo Solo-Pasar Senen PP
28 Fajar Utama Yogya Yogyakarta-Pasar Senen PP
29 Senja Utama Yogya Yogyakarta-Pasar Senen PP
30 Sawunggalih Kutoarjo-Pasar Senen PP
31 Menoreh Semarang Tawang-Pasar Senen PP
32 Majapahit Malang-Pasar Senen PP
33 Bogowonto Lempuyangan-Pasar Senen PP
34 Gajahwong Lempuyangan-Pasar Senen PP
35 Krakatau Merak-Kediri PP
36 Sriwijaya Kertapati-Tanjung Karang PP
37 Sindangmarga Kertapati-Lubuk Linggau PP
38 Sribilah Medan-Rantau Prapat PP
39 Jayabaya Malang-Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen PP
40 Jaka Tingkir Purwosari-Pasar Senen PP
41 Kamandaka Purwokerto-Semarang Tawang PP
42 Maharani Surabaya Pasar Turi-Semarang Poncol PP

Yuk, yang mau jalan-jalan promo.. grab it fast di 7 Sepember 2015.
Bookmark and Share
Selengkapnya...

12:39:00 PM

Ibid, Op.Cit dan Loc.Cit

Posted by Ari Pandu Witantra

Banyak yg tanya soal penggunaan ketiga itu di catatan kaki, ane coba jawab di sini. Maaf kalo masih ada salah cz juga masih belajar, hanya sekedar membantu dan sharing ilmu agar lebih bermanfaat. Ok kita mulai..

I. Ibid.

- cara penulisannya  miring, kaya gini -> Ibid.

- Dipakai buat menulis/merujuk kepada sumber catatan kaki yg berada TEPAT DI ATASNYA

- Sumber yang dirujuk yaitu buku, jurnal, makalah ilmiah, dan semua jenis sumber

- Contoh:

1. Giddens, The Third Way, Jakarta: Gramedia, 2003, hlm. 3.

2. Ibid.

3. Ibid., hlm. 16

Jadi pada contoh di atas pertama kita mengutip dari buku Giddens di halaman 3, kemudian pada saat kita sedang menulis eh kita mengutip lagi yg ada di buku Giddens tapi halamannya masih sama (di halaman 3 tadi), jadi yg kedua kita tinggal pakai Ibid. Setelah itu kita menulis lagi kemudian kita kutip lagi dari tuh buku Giddens, tapi sekarang kata-kata yg kita kutip itu ada di halaman 16 dari buku Third Way itu, jadi pas yg ketiga tetap boleh kita tulis ibid lagi tapi kemudian ditambah halaman 16 (halaman yg kita kutip td).

Kita lihat penggunaan Ibid di atas, kita pake ibid karena TIDAK ADA SUMBER LAIN YG MENYELINGINYA (bahasa enaknya gak ada yg nyelak). Jadi kutipan 1,2,3 karena kita masih satu sumber buku yaitu GIddens, ya jadi kita pake ibid saja. Dan satu lagi, Ibid ini boleh dipake qo buat selain buku, jadi jurnal, makalah, dll boleh ASAL TIDAK ADA SUMBER YG MENYELINGINYA, ok.

II. Op.Cit.

- cara penulisannya  miring,  kaya gini -> Op.Cit.

- Dipakai buat menulis/merujuk kepada sumber yg sudah dituliskan sebelumnya, bisa karena SUDAH DISELINGI dgn SUMBER LAIN

- Sumber yang dirujuk yaitu KHUSUS BUKU

- Penulisannya yakni: Nama pengarang, Op.Cit., hlm .

- Contoh:

1. Giddens, The Third Way, Jakarta: Gramedia, 2003, hlm. 124.

2. Soekanto, Pengantar Sosiologi, Jakarta: Gramedia, 2000, hlm. 20.

3. Giddens, Op.Cit., hlm 145.

4. Arif Satria, Ekologi Politik Nelayan, Yogyakarta: LKiS, hlm 13.

5. Giddens, Op.Cit., hlm. 16.

6. Soekanto, Op.Cit., hlm 17.

Pada contoh di atas pada catatan kaki nomor 3 kita pake Op.Cit. karena sumber giddens dipertama udah diselingin sumber lain (dalam kasus ini diselingi oleh buku SOekanto), maka penulisan di nomor tiga kita pake Op.Cit.

Kasus serupa juga ditulis di catatan kaki nomor 5 dan 6. Coba perhatikan dan rasakan bagaimana penggunaan Op.Cit. itu,, lihat selalu ada sumber lain yang menyelingi terlebih dahulu kan, jadi ga tepat di bawahnya.

III. Loc.Cit.

- Penulisannya -> Loc.Cit.

Khusus Loc.Cit. ini saya ga mau menjelaskan lagi,

INTINYA Loc.Cit PENGGUNAANNYA SAMA SEPERTI Op.Cit., TAPI KALAU Loc.Cit., ini khusus SUMBER SELAIN BUKU, jadi bisa jurnal, makalah, dan lainnya.

DAN JUGA PENGGUNAANNYA JIKA ADA SUMBER LAIN YG MENYELINGINYA

COntoh:

1. Zulfikri, “Involusi Perikanan”, jurnal Masyarakat, ed. III, 2020, hlm. 125.

2. Arif Satria, Ekologi Politik Nelayan, Yogyakarta: LKiS, hlm 13.

3. Zulfikri, Loc.Cit., hlm 135

4. Soekanto, Pengantar Sosiologi, Jakarta: Gramedia, 2000, hlm. 20.

5. Zulfikri, Loc.Cit., hlm. 136

Kita lihat sama bukan seperti Op.Cit., bedanya karena kita merujuk dari selain buku (jurnal, makalah, koran, dll) dan DISELINGI SUMBER LAIN, jadi kita pake Lo.Cit. deh

================================================

Contoh penggunaan catatan kaki yg kompleks:

1.Giddens, The Third Way, Jakarta: Gramedia, 2003, hlm. 124.

2. Soekanto, Pengantar Sosiologi, Jakarta: Gramedia, 2000, hlm. 20.

3. Giddens, Op.Cit., hlm 145.

4. Arif Satria, Ekologi Politik Nelayan, Yogyakarta: LKiS, hlm 13.

5. Ibid.

5. Giddens, Op.Cit., hlm. 16.

6. Zulfikri, “Involusi Perikanan”, jurnal Masyarakat, ed. III, 2020, hlm. 125.

7. Ibid, hlm. 133.

6. Soekanto, Op.Cit., hlm 17.

8. Alvin So, Teori Perubahan SOsial, Jakarta: LP3ES, 2000, hlm. 8.

9. Zulfikri, Loc.Cit., hlm. 136

10. Alvin So, Op.Cit.

COBA PERHATIKAN DAN RASAKAN..

===================================================

OK sampai sini smg kawan2 ngerti. Jika ada pertanyaan mari kita saling mendiskusikan.

SEKIAN TRIMS

ditulis oleh Zulfikri di myfikr.wordpress.com

Bookmark and Share
Selengkapnya...

11:30:00 PM

Abizar Al Ghiffary

Posted by Ari Pandu Witantra


Tidak terasa sudah berganti tahun.. sudah hampir satu tahun saya tidak menuliskan suara hati saya disini. semoga tulisan saya yang sekarang tidak membuat saya kembali malas menuliskan kembali pengalaman dah perasaan saya disini.


sebenarnya ada beberapa tulisan saya tahun lalu yang belum sempat saya posting disini. setelah ini mungkin akan saya posting disini.

April 2011 adalah salah satu bulan yang mengharukan buat saya. pada bulan itu, hari ke-14 pukul tengah hari, seorang laki-laki mungil yang tampan mulai merasakan udara dunia ini. Ya, itu Putra pertama saya. lahir dari rahim seorang wanita cantik yang tak lain adalah bagian dari tulang rusukku, istriku, Andin Nesia.
lahir dengan bobot 3,14 dan panjang 38 cm. 
ini adalah foto kedatangan pertamanya di Dunia ini..

Abizar Al Ghiffari, saat pertamanya hadir di Dunia
Abizar Al Ghiffari adalah nama yang kami putuskan untuk diberikan kepada putra pertama kami. Nama itu kami ambil dari nama seorang sahabat Rasul Allah Muhammad SAW yang bernama Abu dzar Al-Ghifari.
Nama itu kami ambil tanpa mengetahui apa arti yang paling tepat untuk nama tersebut. Namun yang pasti, kami berdoa dan sangat berharap, tingkah lakunya kelak akan mengikuti jejak Kebaikan dan keSholehan Sahabat Rasulullah Muhammad SAW tersebut.
Abi atau Farry adalah nama panggilan yang kami siapkan untuk Putra pertama kami. hingga saat ini "Abi" adalah nama panggilan sayang dari kami yang paling sering digunakan. Abi hadir di keluarga kami sebagai anak pertama dan sekaligus cucu pertama dari orangtuaku dan mertuaku. Alhamdulillah, Abi Cucu pertama yang sangat disayang Eyang kakung, Eyang putri serta Buya dan Anduang, panggilan kakek dan neneknya.
doa untuk Aqiqah Abizar Al Ghiffary
Alhamdulillah, menjadi anak serta cucu pertama membuat Abi jadi primadona. hingga saat ini Abi selalu dinantikan  di rumah para kakek dan neneknya. tinggal kami orangtuanya mengetur waktu yang tepat untuk membawa Abi ke tempat kakek dan neneknya. 
Tepat 7 hari setepah kelahirannya, kami melakukan Aqiqah untuknya. dua ekor kambing pilihan kami potong dan kami bagikan ke warga yang kami rasa kurang mampu dari segi finansial. letak tempat tinggal kami yang kebetulan berada di kawasan yang kebanyakan dihuni oleh orang yang bisa dikatakan mampu membuat kami memilih daerah lain yang kami pikir warganya lebih membutuhkan. Kami berharap tiap orang yang menerima kambing aqiqah kami, ikut mendoakan kesehatan dan kebaikan untuk anak kami. aamiin.
Saat ini putra kami sudah berumur hampir 10 bulan. Alhamdulillah Abi tumbuh dengan sehat dan perkembangannya juga normal. Semoga akan begitu seterusnya. Aamiin. 


Bookmark and Share
Selengkapnya...

Result of google search